{"id":2519,"date":"2024-06-25T09:23:42","date_gmt":"2024-06-25T02:23:42","guid":{"rendered":"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/?p=2519"},"modified":"2024-06-25T09:24:16","modified_gmt":"2024-06-25T02:24:16","slug":"penyelesaian-perkara-berdasarkan-restorative-justice","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/index.php\/2024\/06\/25\/penyelesaian-perkara-berdasarkan-restorative-justice\/","title":{"rendered":"PENYELESAIAN PERKARA BERDASARKAN RESTORATIVE JUSTICE"},"content":{"rendered":"\n<p>RESTORATIVE JUSTICE<br>Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Ajukan 5 Perkara dan Disetujui JAM Pidum Untuk Dihentikan Penuntutannya Dengan Humanis.<\/p>\n\n\n\n<p>MEDAN-Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Idianto, SH,MH yang diwakili Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Rudy Irmawan, SH,MH didampingi Plh Aspidum yang juga Asintel Kejati Sumut Andri Ridwan, SH,MH, Koordinator Intel Yos A Tarigan, SH,MH, para Kasi pada Aspidum Kejati Sumut mengusulkan 5 perkara kepada JAM Pidum Kejagung RI Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, didampingi Direktur TP Oharda Nanang Ibrahim Soleh, para Kasubdit dan jajaran JAM Pidum Kejagung RI secara virtual dari ruang vicon lantai 2 kantor Kejati Sumut Jalan AH Nasution Medan, Senin (24\/6\/2024).<\/p>\n\n\n\n<p>Ekspose perkara juga diikuti para Kajari yang mengusulkan perkaranya untuk dihentikan penuntutannya dengan pendekatan keadilan restoratif berdasarkan Perja No,15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan dengan Pendekatan Keadilan Restoratif atau Restorative Justice. Kajari yang mengikuti vicon adalah Kajari Medan Muttaqin Harahap, SH,MH didampingi Kasi Pidum dan JPU perkaranya, Kajari Belawan, Kajari Asahan, Kajari Binjai, dan Kajari Toba Samosir.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti disampaikan salah seorang Koordinator Intel Yos A Tarigan yang juga mantan Kasi Penkum, bahwa 5 perkara yang diajukan ke JAM Pidum disetujui untuk dihentikan penuntutannya dengan pendekatan keadilan restoratif adalah perkara dari Kejari Asahan An. Tsk. M. Syahraja Mangana Awaluddin melanggar Pasal 362 KUHP.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, lanjut Yos, dari Kejari Belawan An. Tsk. M. Rido Irpan Wahyudi melanggar Pasal 44 UU RI no. 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dari Kejari Toba Samosir An. Tsk. Jonggara Siahaan melanggar Primair Pasal 351 Ayat (2) subs Pasal 351 Ayat (1) KUHPidana.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Sementara dari Kejari Medan An. Tsk Ari Suhendra Als. Ari Tato melanggar Pasal 351 ayat 1 Jo. Pasal 56 KUHP dan dari Kejari Binjai An.Tsk Joni Swar melanggar Pasal 480 Ayat (1) dari KUHP,&#8221; paparnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"mh-excerpt\"><p>RESTORATIVE JUSTICEKejaksaan Tinggi Sumatera Utara Ajukan 5 Perkara dan Disetujui JAM Pidum Untuk Dihentikan Penuntutannya Dengan Humanis. MEDAN-Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Idianto, SH,MH yang <a class=\"mh-excerpt-more\" href=\"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/index.php\/2024\/06\/25\/penyelesaian-perkara-berdasarkan-restorative-justice\/\" title=\"PENYELESAIAN PERKARA BERDASARKAN RESTORATIVE JUSTICE\">[&#8230;]<\/a><\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":2520,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[6,5,7],"class_list":["post-2519","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-kejaksaan-ri","tag-kejari-belawan","tag-kejati-sumut"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2519","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2519"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2519\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2521,"href":"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2519\/revisions\/2521"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2520"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kejari-belawan.kejaksaan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}